Penataan Sungai Ciliwung Dimulai Dengan Aksi Bebersih
Oleh Dadi Haryadi, pada Oct 15, 2018 | 20:47 WIB
Penataan Sungai Ciliwung Dimulai Dengan Aksi Bebersih
DAS Ciliwung. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Upaya Pemerintah Kota Bogor untuk menata daerah aliran sungai Ciliwung yang melewati Kota Hujan akan segera dimulai. Dalam waktu dekat Pemkot dan pihak terkait akan memulai langkah pertama dengan aksi bersih-bersih sungai.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan aksi bersih-bersih sungai dari sampah-sampah yang bertebaran di Ciliwung akan mulai dilakukan pada Rabu (17/10/2018) di sejumlah titik aliran sungai.

\"Nanti hari Rabu kita undang semua unsur elemen baik dinas maupun swasta. Kita undang RT RW, karang taruna kita buat kegiatan yang masif selama tiga bulan kedepan. Kampanye ini kita akan rutin lakukan,\" ujar Bima usai rapat naturalisasi sungai Ciliwung, Senin (15/10/2018).

AYO BACA : Enam Langkah Penataan Sungai Ciliwung

Bima menuturkan kampanye bersih-bersih sampah sungai Ciliwung adalah program jangka pendek penataan sungai. Dalam aksi ini pada gilirannya nanti semua titik sungai akan dibersihkan.

\"Untuk jangka menengah kita akan bangun infrastruktur, ada Ipal komunal, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), bangunan tidak berizin dibongkar, sampah dikelola dengan terintegrasi dan lain sebagainya,\" kata Bima.

Lebih lanjut Bima mengatakan termasuk aksi bersih-bersih, Pemkot bersama pihak terkait telah menyiapkan enam agenda untuk menata sungai yakni sosialisasi, penegakan hukum, aksi bebersih, langkah mikro, langkah makro dan monitoring evaluasi.

AYO BACA : Tiga Agenda Program Penataan Sungai Ciliwung

Bima menjelaskan dalam agenda sosialisasi akan disosialisasikan kepada masyarakat bahwa Ciliwung akan ditata untuk meningkatkan kualitas hidup dan ditata untuk pariwasata. Sosialisasi dilakukan secara langsung ke warga maupun lewat media.

Kemudian dalam agenda penegakan hukum akan dilakukan penegakan hukum bagi pabrik atau industri yang kedapatan membuang limbahnya ke sungai Ciliwung untuk diberikan sanksi sesuai aturan perda yang berlaku.

Selanjutnya dalam langkah mikro dan makro akan dibangun infrastruktur seperti Ipal komunal, TPS serta sampah-sampah akan dikelola secara lebih baik.

\"Terakhir adalah monitoring dan evaluasi, dilakukan evaluasi terhadap semua langkah yang telah dilakukan. Saya berharap paling tidak sebulan dua kali ada monitoring dan evaluasi,\" pungkas Bima.

AYO BACA : Normalisasi Sungai Ciliwung, Persoalan Mulai Dipetakan

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi