Hari Jadi ke-536, Bogor Ingin Suasana Kondusif, Aman, dan Nyaman dalam Pilkada
Oleh Husnul Khatimah, pada Jun 04, 2018 | 08:49 WIB
Hari Jadi ke-536, Bogor Ingin Suasana Kondusif, Aman, dan Nyaman dalam Pilkada
HUT Kota Bogor ke-536.

BOGOR, AYOBOGOR.COM—Hari Jadi Kota Bogor yang ke-536 jatuh pada 31 Juni 2018, bertepatan dengan bulan Suci Ramadan dan berdekatan dengan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018. "Geunah Tumaninah" yang berarti enak, tenang, nyaman, dan damai menjadi tema yang dipilih Kota Bogor di hari ulang tahunnya ini.

Pelaksana Tugas Wali Kota Bogor, Usmar Hariman mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir hingga 27 Juni nanti, warga Bogor dihadapkan pada tahapan-tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.

“Ada dua indikator kesuksesan setiap pelaksanaan pesta demokrasi, yakni tingkat partisipasi masyarakat dan kebersamaan di tengah masyarakat tetap terjaga di antara perbedaan pilihan politik,” ujar Usmar, Minggu (3/6/2018) sore.

Usmar menjelaskan, pada indikator pertama, Pemkot Bogor harus mendukung kerja keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor dalam menyosialisasikan setiap tahapan Pilgub dan Pilwalkot.

Sebagai gambaran, berdasarkan data KPU Kota Bogor, tingkat partisipasi masyarakat dalam dua periode Pilwalkot berada di atas 60%. Pada Pilwalkot 2013, tingkat partisipasi masyarakat mencapai 63,04% sedangkan pada Pilwalkot 2008, tingkat partisipasi masyarakat lebih tinggi mencapai 68,79%.

“Tentu kami berharap di dua pesta demokrasi di 2018 ini tingkat partisipasi masyarakat Kota Bogor akan jauh lebih baik dibandingkan dua Pilwalkot sebelumnya,” kata Usmar.

Dia menambahkan, kaitan indikator kedua, Pemkot Bogor harus terus memahamkan dan mengajak warga untuk selalu merawat kebersamaan di tengah perbedaan pilihan politik yang ada. Sekaligus meyakinkan warga bahwa pilihan politik yang beda pada saat pesta demokrasi merupakan hal biasa.

Menurut Usmar, hal terpenting dari Pilkada adalah senantiasa merawat dan menjaga kebersamaan sebagai warga Kota Bogor yang sejak lama dikenal guyub.

“Sebagai pelaksana tugas Wali Kota, saya terus berupaya untuk mendorong tercapainya dua indikator tersebut dan pada saat yang sama, memastikan birokrasi tetap pada jalur yang netral, hanya fokus pada pelayanan publik, dan tidak terkait politik praktis,” kata Usmar.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600