Usmar Ajak Warga Maknai Hari Kebangkitan Nasional
Oleh Husnul Khatimah, pada May 21, 2018 | 12:57 WIB
Usmar Ajak Warga Maknai Hari Kebangkitan Nasional
Plt Wali Kota Bogor, Usmar Hariman saat upacara Hari Kebangkitan Nasional di Plaza Balai Kota, Bogor, Senin (21/5). (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Hari Kebangkitan Nasional ke-110 tingkat Kota Bogor diperingati di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (21/05/2018). Pelaksana Tugas Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada saat upacara, Usmar menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara. Dia menjelaskan, ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan lebih dari seabad lalu, kita nyaris tak punya apa-apa.

"Kita hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa. Namun, sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama, kemerdekaan bangsa,” kata Usmar.

Dikatakan Usmar, bersatu adalah kata kunci ketika ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia. Boedi Uetomo telah memberi contoh bagaimana berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal usul primordial, yang akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan.

“Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan,” tutur Usmar.

Presiden pertama dan proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno, pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 1952 mengatakan bahwa pada hari itu, Indonesia mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ide, satu naluri pokok dari pada bangsa Indonesia.

Naluri pokok yang dimaksud adalah ingin merdeka dan naluri pokok ingin hidup berharkat sebagai manusia dan sebagai bangsa. Cara baru itu ialah upaya mengejar sebuah maksud dengan alat organisasi politik, cara berjuang dengan perserikatan dan perhimpunan politik, cara berjuang dengan tenaga persatuan.

“Para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Uetamo itu memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi,” kata Usmar.

Untuk diketahui, tema Harkitnas 2018  adalah membangun sumber daya manusia memperkuat pondasi kebangkitan nasional Indonesia dalam era digital. Harkitnas harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran masyarakat Indonesia untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang dalam meningkatkan kapasitas diri yang dibukan oleh berbagai pihak.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600