Paslon Dilarang Kampanye Manfaatkan Momen Ramadan
Oleh Husnul Khatimah, pada May 18, 2018 | 17:04 WIB
Paslon Dilarang Kampanye Manfaatkan Momen Ramadan
Ketua Panwaslu Kota Bogor, Yustinus Eliyas Mau. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TIMUR, AYOBOGOR.COM--Ketua Panwaslu Kota Bogor, Yustinus Eliyas Mau mengatakan, pasangan calon Pilkada Bogor dilarang memanfaatkan momen Ramadan untuk berkampanye di tempat ibadah.

"Kita udah sepakat tidak boleh mengunakan tempat ibadah sebagai tempat kampanye," ujar Yustinus kepada ayobogor saat ditemui di kantornya, Jumat (17/5/2018).

Yustinus mengatakan, aturan larangan kampanye di tempat ibadah telah tertuang dalam undang-undang nomor 10 tahun 2016 pasal 69 poin J dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Hal ini juga berlaku pada saat bukan bulan Ramadan.

Dijelaskan, yang dilarang dilakukan oleh paslon di tempat ibadah diantaranya adalah tidak boleh memakai atribut kampanye, tidak boleh ada unsur ajakan dan tidak boleh mengkampanyekan visi dan misi di tempat ibadah.

"Berdasarkan aturan yang penting tidak ada unsur kampanye di tempat-tempat ibadah silahkan melakukan ibadah asalkan tidak melakukan unsur kampanye karena orang mau ibadah kita tidak bisa larang," tegas Yustinus.

Jika Paslon kedapatan melakukan kampanye di tempat ibadah maka akan dikenakan sangsi pidana kurungan minimal 3 bulan hingga 6 bulan penjara denda Rp100.000 hingga Rp1.000.000.

"Sangsinya memang tidak pemberhentian status pasangan calon tapi kalau mereka kena sanksi pidana kan bisa sangat berpengaruh saat perolehan suara mereka nanti," tutup Yustinus.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600