Berpuasa Bisa Hentikan Kecanduan Merokok
Oleh Husnul Khatimah, pada May 17, 2018 | 13:09 WIB
Berpuasa Bisa Hentikan Kecanduan Merokok

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM--Penelitian mengungkapkan bahwa berpuasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Tak hanya itu menahan lapar saat berpuasa juga bisa membantu seseorang untuk berhenti dari kebiasaan yang kurang baik seperti merokok.

Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan saat bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk menghentikan kecanduan merokok karena pada saat itu seseorang akan berpuasa dalam jangka waktu yang lama yakni sebulan penuh.

"Puasa kesempatan untuk orang yang ingin berhenti merokok, karena dari sahur (imsyak) sampai magrib bisa berhenti merokok dan itu dilakukan selama sebulan. Kalau mau niat berhenti merokok sebetulnya ini momennya," ujar Erna kepada ayobogor, Kamis (17/5/2018).

Lebih lanjut Erna mengatakan untuk berhenti merokok ada tiga cara yang dapat dilakukan seseorang dan bulan Ramadan sangat mendukung sekali untuk menerapkan ketiga cara tersebut.

Pertama, adalah berhenti total, artinya berhenti merokok secara total. Kedua, berhenti bertahap, artinya mengurangi jumlah konsumsi rokok. Dalam bulan Ramadan cara ini sangat mendukung untuk dilakukan sebab saat puasa waktu yang tersedia untuk menghisap rokok terbatas sehingga otomatis konsumsi rokok berkurang.

Ketiga, adalah menunda artinya menunda jam menghisap rokok. Dalam Ramadan kebiasaan merokok sudah pasti akan tertunda. Menunda jam menghisap rokok juga dapat ditingkatkan dengan cara merokok pada jam 7 malam pada hari pertama Ramadan dan merokok pada jam 8 malam pada hari kedua dan seterusnya ditingkatkan.

"Jadi sebetulnya momen Ramadan ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk ketiga cara itu mau pakai cara yang mana berhenti total, mengurangi secara bertahap atau dengan cara menunda," kata Erna.

Erna menambahkan jika dalam waktu sebulan salah satu cara tersebut diterapkan maka akan bisa berlanjut untuk bulan selanjutnya namun demikian dia mengakui yang utama tetap harus ada niat yang kuat dari si perokok.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600