Penerangan Jalan Umum Berteknologi Tinggi Butuh Anggaran Rp98 Miliar
Oleh Husnul Khatimah, pada May 15, 2018 | 19:05 WIB
Penerangan Jalan Umum Berteknologi Tinggi Butuh Anggaran Rp98 Miliar
Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menerima master plan smart street lighting dari AFD, Selasa (15/5/2018). (Husnul Khatimah/ayobogor).

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Setelah melakukan kajian selama dua tahun, Badan Pembangunan Perancis Agence Francaise De Development (AFD) akhirnya memberikan master plan penerangan jalan umum berteknologi tinggi atau smart street lighting kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada Selasa (15/5/2018).

Selain memberikan master plan, AFD juga memberikan pemaparan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan jajaran dinas terkait, di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor. Dalam pemaparan tersebut, AFD turut menggandeng PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan RI.

“Biaya Rp 98 Miliar ini untuk mengganti semua lampu yang ada di Kota Bogor dengan lampu LED yang lebih bagus. Sehingga memberikan kenyamanan bagi warga dan menjadi daya tarik wisatawan,” ujar Ade.

Ade menuturkan, penerangan memang menjadi prioritas perhatian dari Pemkot Bogor. Hal tersebut bisa dilihat dengan meningkatnya anggaran untuk penerangan di Kota Bogor sejak 2016 yang berdampak pada peningkatan penerangan hingga 200 persen. Namun, dari hasil kajian AFD mengklaim banyak lampu-lampu yang sudah ada kurang bagus dan lampu LED-nya tidah tahan lama.

“Kalau memakai konsep mereka daya tahun lampu bisa mencapai 10 sampai 20 tahun dan katanya bisa menghemat biaya Rp34 miliar,” jelasnya.

Terkait kerja sama ini, pihaknya harus melakukan pembahasan lebih lanjut dengan dinas terkait. Apalagi jika harus melakukan pinjaman ke PT SMI, maka yakni membutuhkan surat permohon Wali Kota dan persetujuan DPRD Kota Bogor. Sebab ini berkaitan juga dengan masa jabatan pimpinan daerah.

“Kami mengapresiasi karena dari kajian AFD ini Pemerintah Kota Bogor jadi mempunyai data. Tetapi apakah konsep ini akan diterapkan atau tidak harus dibicarakan dengan Wali Kota,” tutup Ade.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600