Jadi Etalase Kota Bogor, PKL Kantor Imigrasi Ditata
Oleh Husnul Khatimah, pada Apr 16, 2018 | 15:12 WIB
Jadi Etalase Kota Bogor, PKL Kantor Imigrasi Ditata
Suasana PKL Kantor Imigrasi Kelas I Kota Bogor. (Husnul Khatimah/ayobogor)

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM—Pemerintah Kota Bogor tengah getol menata pedagang kaki lima alias PKL. Teranyar, puluhan pedagang kaki lima yang nongkrong di depan Kantor Imigrasi Kelas I, Jalan Jend. Ahmad Yani, ditata untuk dijadikan kawasan berdagang yang lebih nyaman dan rapi.

Kerapian areal Kantor Imigrasi Kelas I itu dianggap penting. Sebab, kawasan itu menjadi cerminan Kota Bogor di hadapan warga negara asing yang datang mengurus visa atau pribumi yang lalu lalang mengurus keberangkatannya ke luar negeri. Sebelum ditata, PKL di kawasan tersebut terlihat semrawut. Jika dibiarkan, kesan yang tidak baik pun akan muncul.

"Kantor imigrasi ini etalasenya republik, jadi orang yang datang ke sini (Bogor) akan bercerita tentang Kota Bogor itu seperti apa. Jadi ini kami tata," kata Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat usai meninjau hasil penataan PKL, Senin (17/4/2018).

Ade menambahkan, penataan PKL tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan yang dilakukan sejak bulan Maret. Penataan ini dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

"Ini tanpa anggaran, koordinasi dengan pihak ketiga. Konsep penataannya dibuat Dinas UMKM dan Alhamdulillah satu bulan pengerjaan sekarang sudah terwujud," kata Ade.

Ade berharap, penataan yang telah dilakukan juga dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan penghasilan para pedagang. Kemudian, diharapkan pula agar para pedagang dapat menjaga kebersihan dan kenyamanannya.

Salah seorang pedagang, Boyimin, yang sudah berdagang selama 18 tahun sebagai PKL kantor imigrasi, mendukung penataan tersebut. Penataan yang dilakukan membuat Boyimin merasa lebih nyaman untuk berdagang.

"Sekarang sudah nyaman. Biasanya setiap ada Satpol-PP ketakutan, sekarang Alhamdulillah sudah nyaman. Mudah-mudahan fasilitasnya juga ditambah seperti air yang saat ini belum ada," kata Boyimin.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi