PN Bogor Kenalkan Persidangan Digital
Oleh Husnul Khatimah, pada Apr 13, 2018 | 14:06 WIB
PN Bogor Kenalkan Persidangan Digital
Ketua Tim e-court PN Bogor, Dewi Lestari Nuroso, saat diwawancarai awak media di PN Bogor, Jumat (13/4). (Husnul Khatimah/ayobogor)

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM--Mendukung terwujudnya era digitalisasi, Pengadilan Negeri (PN) Bogor menghadirkan sebuah inovasi baru dalam bentuk persidangan digital atawa e-court.

Ketua Tim e-court PN Bogor, Dewi Lestari Nuroso mengatakan, tidak menutup kemungkinan inovasi yang dihadirkan pihaknya ini merupakan yang pertama di Indonesia. Sebab, hingga saat ini belum ada inovasi serupa yang hadir di Indonesia.

"Alhamdulillah, memang kami ingin PN Bogor-lah yang pertama yang sudah menjalankan persidangan digital ini. Terlepas sebagai pilot project atau tidak, itu Mahkamah Agung yang menilai dan pada akhirnya pencari keadilan dapat melihat persidangan secara transparan," ujar Dewi usai perkenalan sidang digitalisasi di PN Bogor, Jumat (13/5/2018).

Dewi menjelaskan, persidangan digital ini secara garis besar konsepnya sama saja dengan persidangan nondigital. Namun, e-court dapat dilakukan dengan jarak jauh melalui media telekonferensi yang telah tersedia di ruangan sidang utama PN Bogor.

Kemudian, dokumen-dokumen persidangan seperti surat dakwaan, surat pembelaan, hingga surat keputusan hakim dihadirkan dalam bentuk dokumen digital. Tidak lagi dalam bentuk tertulis.

Dokumen digital itu akan ditampilkan saat persidangan melalui layar yang tersedia, sehingga semua yang menyaksikan persidangan dapat melihat isi dokumen tersebut. Kemudian, dalam proses persidangan juga dilakukan perekaman dalam bentuk video.

"Tujuannya adalah kami membuat inovasi untuk memberikan proses persidangan menuju era digitalisasi dengan transparansi dan tanggung jawab bagi masyarakat pencari keadilan," kata Dewi.

Dewi mengatakan, dengan adanya persidangan digital ini, beberapa teknis persidangan manual akan terpangkas dengan tetap memperhatikan payung hukum acara persidangan yang telah ada sebelumnya.

"Dalam tahapan hukum acara persidangan itu sendiri masih dalam kajian kami, tapi tidak terlepas dari hukum acara yang sudah berlaku dalam persidangan baik pidana maupun pidata," kata Dewi.

PN Bogor telah mempraktikkan persidangan digital tersebut sejak Oktober 2017. Dalam penerapannya tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja alat pendukung seperti peralatan telekonferensi masih dirasa terbatas.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600