Sebelum Meninggal, Bos Matahari Sempat Operasi Jantung
Oleh Husnul Khatimah, pada Mar 12, 2018 | 19:09 WIB
Sebelum Meninggal, Bos Matahari Sempat Operasi Jantung
Kapolres Bogor, AKBP Andy Mochamad Dicky memberikan keterangan terkait kematian Bos Matahari, Hari Darmawan., Senin (12/3/2018). (Husnul Khatimah/ayobogor)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM -- Kapolres Bogor, AKBP Andy Mochamad Dicky mengatakan, sebelum ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, pemilik Matahari Departemen Strore, Hari Darmawan pernah menjalani operasi jantung.

"Dia kalau gak salah itu habis operasi jantung," ujar Dicky kepada wartawan di Markas Polres Bogor, Senin (12/3/2018).

Kendati pernah menjalani operasi, pada saat kejadian, Hari berada dalam kondisi sehat. Hal ini dibuktikan, Hari memimpin rapat dengan karyawannya sebelum menuju TKP.

Kapolres juga menduga, penyebab kematian Hari adalah karena terjatuh di pinggiran Sungai Ciliwung yang saat itu arusnya deras akibat hujan.

Hasil visum yang dilakukan penyelidik juga disimpulkan sementara ini penyebab kematian Hari bukan karena kekerasan. Meskipun terdapat luka memar pada beberapa bagian tubuhnya.

"Hasil visum ada luka-luka memar goresan, itu lebih cenderung diakibatkan pada akibat benturan dengan batu maupun goresan kerikil atau batang-batang pohon," ucap Dicky.

Selain hasil visum, hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan penyidik juga tidak ditemukan jejak-jejak kekerasan lainnya.

"Yang bersangkutan meninggal akibat terjatuh ke sungai dan tidak ada jejak-jejak tanda-tanda kekerasan terhadap korban baik di TKP. Di ruangan, itu tidak ada bekas-bekas perkelahian atau macam-macam termasuk juga pemeriksaan fisik itu tidak ada (tanda kekerasan)," tutup Dicky.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600