Dana Kampanye Paslon Pilwalkot Bogor Maksimal Rp 30 Miliar
Oleh Husnul Khatimah, pada Feb 12, 2018 | 17:24 WIB
Dana Kampanye Paslon Pilwalkot Bogor Maksimal Rp 30 Miliar
Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna. (ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor membatasi dana kampanye pasangan calon (paslon) dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2018. KPU menetapkan batas maksimum dana kampanye sebesar Rp30 miliar.

"Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi untuk pembatasan dana kampanye dalam pemilihan Wali Kota Bogor ini dana kampanye maksimum Rp30 miliar per paslon dan tidak ada minimal. Batas ini adalah batas pengeluaran dana kampanye," ujar Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna saat ditemui ayobogor di kantornya, Senin (12/2/2018).

Undang menambahkan, kesepakatan batas dana kampanye itu didapat melalui rapat koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu. Nantinya, hasil keputusan ini akan dibuat dalam bentuk SK dan diberikan kepada setiap tim kampanye paslon.

Batasan dana Rp30 miliar ini dibuat berdasarkan penghitungan terhadap biaya kegiatan kampanye pertemuan, standar biaya daerah, kampanye pertemuan terbatas, biaya pembuatan alat peraga kampanye, dan pembuatan alat kampanye lainnya.

Undang meminta seluruh paslon menaati aturan pembatasan dana ini. Apabila nantinya paslon mendapatkan dana yang lebih, maka tidak boleh digunakan.

Untuk mengetahui jumlah dana kampanye setiap paslon, KPU meminta tim kampanye untuk membuat rekening khusus dana kampanye. Kemudian timses juga diminta untuk membuat laporan pengeluaran dan pemasukan dana kampanye. Rekening dan laporan dana kampanye ini nantinya harus dilaporkan ke KPU pada saat tahapan pelaporan dana kampanye.

Nanti akan ada tiga tahap laporan. Pertama, laporan awal dana kampanye pada saat pembukaan rekening. Kedua, laporan penerimaan sumbangan dana kampanye pada tanggal 20 April dan ketiga, laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye satu hari setelah masa kampanye berakhir.

"Itu semua harus dilaporkan baik penerimaan maupun pengeluaran nanti akan diaudit oleh tim auditor dari kantor akuntan publik," tutup Undang.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600