Jawa Barat Peringati Hari Pangan Sedunia di Pakansari
Oleh Hengky Sulaksono, pada Nov 09, 2017 | 20:32 WIB
Jawa Barat Peringati Hari Pangan Sedunia di Pakansari
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-37 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (9/11). (Dok. Pemprov Jabar)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperingati hari pangan sedunia ke-37 tingkat Provinsi Jabar di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (9/11/2017). Peringatan hari pangan ini bakal berlangsung hingga Sabtu (11/11/2017).

Kabupaten Bogor dipilih menjadi lokasi peringatan lantaran dinilai punya kontribusi besar dalam sektor pangan di Jabar. Perayaan hari pangan ini juga menampilkan berbagai macam produk pangan unggulan di seluruh kabupaten dan kota di Jabar.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjadikan peringatan hari pangan ini sebagai momen refleksi. Ia mengatakan, peringatan ini harus dijadikan sarana untuk membangkitkan semangat dan komitmen untuk terus membangun ketahanan pangan.

"Ketahanan pangan bukan hanya ketersediaan pangan di mana-mana. Tetapi juga diproduksi oleh diri kita sendiri. Saya mau Provinsi Jawa Barat lebih dari ketahanan pangan, tetapi harus menjadi kedaulatan pangan," kata Aher, Kamis (9/11/2017).

Ia juga memaparkan berbagai situasi terkini tentang ketahanan pangan di Jabar. Menurutnya, ketahanan pangan di Jabar tergolong bagus. Ketahanan pangan Jabar juga dibuktikan dengan tingkat produktivitas sejumlah komoditas pangan yang dihasilkan Jabar.

Terdapat setidaknya sekitar 40 jenis holtikultura dihasilkan di Jabar. Selain itu, Jabar juga menjadi pemasok 70% komoditas teh nasional. Produktivitas pangan ini dihasilkan sebab tingkat kesuburan tanah yang tinggi. Padahal, areal pesawahan di Jabar tidak lebih luas ketimbang di Jawa Timur atau Jawa Tengah. Aher menilai bahwa tidak ada masalah ketahanan pangan serius di Jabar.

"Alhamdullilah Jawa Barat tampil sebagai Provinsi yang ketahanan pangan yang bagus, produksinya pangannya juga menyuplai daerah sekitar, salah satunya Provinsi DKI Jakarta, karena Jawa barat merupakan penghasil padi, sayur,  unggas, dan teh terbesar," katanya.

Walau demikian, Aher menginginkan agar keuntungan dari kesuburan tanah di Jabar bisa digali lebih jauh. Ia mengatakan warga Jabar harus memanfaatkan kesuburan dan kekayaan alam yang melimpah untuk meraih kedaulatan pangan.

"Alam Provinsi Jawa Barat harus kita jaga karena wilayah kita paling baik tingkat kesuburannya. Oleh karenanya wajar kalau kita paling baik tingkat ketahanan ataupun kedaulatan pangan. Tak boleh ada masyarakatnya punya persoalan pangan, walaupun di daerah-daerah tertentu masih ada daerah yang rawan pangan," ujarnya.

Semntara itu, Ketua Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan peringatan hari pangan sedunia menitikberatkan bahwa pembangunan pedesaan. Menurutnya, pembangunan pedesaan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya memberdayakan pemuda dari berbagai usia produktif di bidang pertanian.

"Pengelolaan pertanian ini bisa dilakukan secara modern dan inovatif. Sehingga, mampu mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045," kata dia.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600